KONEK News – Rombongan Paduan Suara Wanita (PSW) Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kendala saat hendak berangkat mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat Daya. Sebanyak 27 peserta yang telah tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendapati bahwa tiket pesawat mereka ternyata hanya berstatus pemesanan (booking) dan belum dibayarkan, sehingga mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan. Padahal, mereka telah membawa tiket fisik, dilepas secara resmi oleh pemerintah daerah, dan dijadwalkan tampil pada hari pertama perlombaan.
Di tengah situasi yang mengecewakan, para peserta memilih merespons dengan cara yang penuh martabat. Alih-alih melakukan aksi protes, mereka membentuk formasi di area bandara dan menyanyikan lagu yang telah mereka persiapkan untuk perlombaan. Penampilan yang dipimpin oleh konduktor mereka tersebut direkam dan kemudian viral di media sosial, mengundang simpati serta apresiasi dari masyarakat luas. Banyak warganet menyebut mereka sebagai “juara tanpa piala” karena tetap menunjukkan semangat dan dedikasi meski gagal tampil di panggung utama.
Peristiwa ini memunculkan sorotan terhadap pengelolaan keberangkatan kontingen Pesparawi, terutama terkait proses pengadaan dan pembayaran tiket. Publik mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian tersebut dan mendorong adanya penyelidikan untuk memastikan transparansi serta akuntabilitas penggunaan dana. Hingga saat itu, belum ada penjelasan resmi yang memberikan kepastian mengenai penyebab tiket rombongan hanya berstatus booking.

Leave a Reply