KONEK News – Gelombang kebangunan rohani kembali menyala di Jawa Timur melalui “Wind & Fire Conference” yang digelar di GBI Sungai Yordan, Surabaya. Acara ini dihadiri puluhan anak muda dari berbagai daerah seperti Madura, Kediri, Malang, dan Gresik, serta diikuti oleh siswa, mahasiswa, guru MGMP Surabaya, guru agama, dan berbagai komunitas youth gereja. Konferensi ini menjadi bukti bahwa kerinduan akan Tuhan melampaui batas usia, kota, dan latar belakang pelayanan.
Dalam sesi firman, Rangga Ardi menyampaikan pesan tentang “Destiny” berdasarkan Mazmur 139:16, bahwa setiap anak muda lahir dengan tujuan Tuhan yang mulia dan menjadi jawaban atas kebutuhan banyak orang. Sementara itu, Arinda membawakan pesan tentang Pesach Sheni atau “Paskah Kedua,” yang menekankan bahwa Tuhan selalu memberi kesempatan baru bagi mereka yang merasa gagal, terlambat, atau tidak layak.
Momen penyembahan bersama Firehouse dari Solo menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam konferensi tersebut. Suasana dipenuhi air mata, doa, dan komitmen baru saat para peserta saling mendoakan sekolah, kampus, dan gereja mereka. Pesan utama yang ditekankan adalah pemulihan hidup dan keberanian meninggalkan masa lalu untuk hidup sepenuhnya bagi Tuhan.
Menjelang penutupan, diumumkan bahwa gerakan ini akan berlanjut ke Kota Malang pada 24 Agustus 2026. Acara ditutup dengan doa berkat dari keluarga yang datang dari Mesir dan Namibia sebagai simbol bahwa kebangunan rohani ini bukan hanya gerakan lokal, tetapi bagian dari karya Tuhan yang lebih besar dan bersifat global.

Leave a Reply