KONEK NEWS – Kabar duka datang dari Kecamatan Ketahun setelah M. Fatih (8), siswa kelas II MIN 2 Ketahun, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 di RS Bhayangkara Bengkulu setelah sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis di ruang ICU. Fatih sempat dirujuk dari RSUD Lagita dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Menurut keterangan Kepala Desa Giri Kencana, Wahyudi, pihak keluarga dan warga komunitas sangat berduka atas kepergian Fatih. Sebelumnya, peristiwa ini ramai diperbincangkan di masyarakat dan media karena dikaitkan dengan dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu burger dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya.
Namun hingga kini, pihak keluarga dan aparat belum dapat memastikan penyebab pasti kematian secara medis. Kepala desa menyatakan bahwa riwayat medis lengkap atas kondisi Fatih masih belum diketahui secara detail oleh pihak berwenang.
Direktur RSUD Lagita, Sinarilah, menyampaikan bahwa sebelum dirujuk, Fatih sempat mendapatkan penanganan intensif lantaran dalam keadaan tidak sadar. Sesampainya di RS Bhayangkara Bengkulu, Fatih menjalani pemeriksaan lanjutan termasuk CT scan untuk mengetahui penyebab kejang dan penurunan kesadarannya. Selain itu, muntahan yang diperoleh juga telah diuji laboratorium oleh pihak kepolisian guna menelusuri kemungkinan keracunan.
Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan medis dan laboratorium belum bisa mengungkap penyebab pasti kematian Fatih. Kepala sekolah MIN 2 Ketahun, Siti Buldah, juga belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini meski telah beberapa kali dihubungi.
Warga di Ketahun berharap pihak berwenang segera merilis hasil pemeriksaan medis secara transparan agar spekulasi di masyarakat dapat terjawab dan potensi kejadian serupa bisa dicegah.

Leave a Reply